Disclaimer

Asssalamualaikum and hye visitor...Welcome to my online diary. Please navigate around happily. And follow me if you like to ;> Leave your footprint on my cbox...Hate my blog? click Here


//Sweet diary
Monday, February 11, 2013 • 2:40 PM • 1 Sweet hearts



Author : r13eonni a.k.a Pinky Girl
Cast : Nichkhun Buck Horvejkul & Victoria Song ( Khuntoria Forever )
Genre : Romance, Comedy
Rating : PG-17
Type : Drabble
Lenght : 1167 Words
Disclaimer : PLOT IS MINE...JUST FOR FUN...KHUNTORIANS....^^
Credit Poster @vanflaminkey91
Backsound : Kiss Me - G.NA

HAPPY READING KHUNTOIANS....

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
~ Vanila Ice Cream ~
"Khun appa hari ini kita akan berkencan di mana?" tanya Victoria antusias sambil memakai Sun Cap yang di berikan Nichkhun untuknya.
"Kedai Ice Cream.." jawab Nichkhun tersenyum di balik kemudinya.
"Kedai Ice Cream?" Victoria menautkan sebelah alisnya.
"Ehm..cuaca panas seperti ini, Ice Cream lah makanan yang tepat untuk kita santap, hehehe..."NIchkhun terkekeh.
"AH,,kau benar juga" Victoria mengangguk seraya menyalakan radio mobil.

Dua puluh menit kemudian mereka sampai di kedai Ice Cream yang di maksud Nichkhun. Ini kali pertamanya Nichkhun mengajak Victoria ke tempat itu karena biasanya dia pergi ke sana bersama Managernya.

"Kita sudah sampai..kajja..." Nichkhun mematikan mesin mobilnya dan turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk Victoria.
"Gomawo Khun appa" ucap Victoria manja.
"Cheonmaneyo uri aegi" Nichkhun tersenyum cerah.

Saat masuk kedai itu, Victoria di buat terkagum dengan design interior kedai itu yang cukup unik. Setiap orang tidak makan dalam satu area yang sama, tapi di buat ruangan-ruangan tersendiri untuk para pengunjung menikmati Ice Creamnya. Dan uniknya ruangan itu berbentuk berbagai macam Ice Cream.

"Whoaaaaa....yeoppeoda" Victoria membulatkan matanya.
"Ayo kita pesan Ice Creamnya" ajak Nichkhun menggenggam lengan Victoria dan menuntunnya menuju meja kasir.
"Satu Vanila Ice Cream Special" ucap Nichkhun semangat.
"Baik..silahkan tunggu" jawab kasir itu ramah.

Nichkhun membawa Victoria masuk ke ruangan yang berbentuk Ice Cream Vanila. Ruangan itu memang cocok untuk para pasangan yang ingin menikmati suasana romantis.

"Whoaaaa...." lagi-lagi Victoria terkagum melihat ruangan itu yang di design semenarik mungkin.
"Bagaimana, kau suka tempat ini?"
"Ehm..neomu neomu choayo" jawab Victoria berbinar.
"Oh ya sambil menunggu pesanannya datang, ayo kita foto-foto dulu" ajak Nichkhun antusias.
"Ne.." Victoria tidak kalah antusiasnya.

Selesai mereka berfoto menggunakan ponsel mereka, tidak lama kemudian Ice Cream pesanan mereka pun datang. Nichkhun sengaja hanya memesan satu porsi karena dia pikir itu akan jauh lebih romantis.

"Whoaaa..yeoppeoda" sekarang Victoria terkagum melihat tampilan Ice Cream yang di buat semenarik mungkin.
"Ah..kalau begini aku jadi tidak tega memakannya, eottheokhae?" Victoria memasang wajah sendunya sambil menatap Ice Cream di hadapannya.
"Haha..kau ini ada-ada saja, lalu kau pikir Ice Cream ini hanya untuk kau lihat saja sayang?" Nichkhun mencubit pelan pipi Victoria yang chubby.
"Ayo cepat kita makan. Ah..Vanila Ice Creaaaamm..." Nichkhun tdiak sabar ingin segera menyantap Ice Cream kesukaannya itu.
"Chakka..." Victoria mencoba untuk mencegah Nichkhun untuk tidak memakannya.
"Waeyo?" tanya Nichkhun bingung.
"Anhio..." jawab Victoria menyerah melepaskan tangannya dari Nichkhun.

Dan akhirnya Victoria pun pasrah membiarkan Ice Cream yang indah itu hancur karena mereka makan.

"Bagaimana rasanya?" Nichkhun menyuapi Victoria yang duduk di depannya.
"Enak...bukankah ini Ice Cream kesukaanmu suamiku??"
"Haha..kau benar, aku cinta mati pada Vanila Ice Cream, hehe.."
"Ish...lalu kedudukannya denganku kau lebih mencintai aku atau Vanila Ice Cream?" Victoria menyipitkan matanya menatap Nichkhun.
"Tentu saja Vanila Ice Cream ini,hehehe...." goda Nichkhun yang membuat Victoria membantingkan sendoknya dan menekukkan wajahnya.
"Kau cari mati Nichkhun Buck Horvejkul"
"Haha..sayang aku bercanda, ko.Tentu saja aku lebih mencintai istriku yang cantik ini" Nichkhun cepat-cepat duduk di samping Victoria untuk membuat istrinya itu tidak marah lagi.

Namun Victoria tidak merespon, ia memalingkan wajahnya dan mengerucutkan bibirnya.Tapi akhirnya Nichkhun tahu kelemahan Victoria, dia menggelitiki tubuh istrinya itu. Dan cara itu cukup berhasil karena akhirnya Victoria tertawa karena tidak tahan menahan geli.

"Yayaya...hentikan Khunnie-ah. Baiklah aku tidak akan marah lagi" Victoria mencoba untuk meronta tapi tenaga Nichkhun masih jauh lebih kuat.
"Benar kau tidak marah lagi?"
"Iya..iya aku tidak marah lagi" jawab Victoria terengah-engah dan akhirnya Nichkhun pun menghentikan aksinya itu.
"Baiklah kalau begitu ayo kita lanjutkan makan Ice Creamnya" NIchkhun kembali ke tempat duduknya dan menyantap lagi Ice Creamnya, begitu juga dengan Victoria.

Nichkhun sangat serius menikmati Ice Cream kesukaannya itu sampai-sampai dia tidak sadar kalau saat ini Victoria sedang memasang wajah kesalnya.

"Ckck...tempat romantis, suasana romantis, tapi si pabo ini malah tidak melakukan hal yang romantis dan malah asyik dengan Ice Creamnya? Ish...pabo Nichkhun" umpat Victoria dalam hati.

Tiba-tiba ada ide Brilliant melintas dalam pikirannya.

"Ah...bukankah dalam drama-drama yang sering aku tonton, sepasang kekasih makan Ice Cream bersama, lalu di bibir sang wanita ada Ice Creamnya dan si pria akhirnya mencium bibir wanitanya untuk membersihkannya??HIhihi...sepertinya aku harus mencoba ide ini, kekeke.." Victoria terkekeh dengan khayalannya sendiri.
"Vic eomma waegurae? Kenapa kau senyum-senyum sendiri?" tanya Nichkhun heran.
"Ne..? Ah..anhio" Victoria cepat-cepat menggeleng.

Sebelum Victoria melakukan aksinya itu, tiba-tiba Nichkhun mendapat telfon dari Managernya.

"Ah..Minjae Hung menelfon, sebentar yah sayang aku angkat telfonnya dulu, kau lanjutkan saja makan Ice Creamnya" ucap Nichkhun pada Victoria.
Victoria tidak menjawab, ia memakan Ice Creamnya dengan kesal. Beberapa menit kemudian Nichkhun selesai bicara dengan Managernya itu di telfon.
"Ah..sekarang waktunya" ucap Victoria semangat.

Victoria sengaja meninggalkan sedikit Ice Cream yang ia makan di kedua ujung bibirnya. Victoria menatap Nichkhun menunggu reaksi dari suaminya itu. Namun suami virtualnya itu sekarang malah asyik memainkan ponselnya. Akhirnya Victoria berdeham agar Nichkhun melihatnya dan cara itu berhasil, sekarang Nichkhun melihat Victoria dan dia juga sadar ada sesuatu di bibir istrinya itu.

"Assa..." ucap Victoria semangat karena dia tahu Nichkhun sekarang pasti sudah melihat Ice Cream di bibirnya.
"Hahahahha...." Nichkhun tiba-tiba tertawa melihat Victoria.
"Yak...pabo-ya, waegurae?" tanya Victoria kesal.
"Itu...bibirmu, hihihi..." Nichkhun tertawa geli dan menunjuk ke arah Victoria.

Melihat reaksi Nichkhun yang berbanding terbalik dengan apa yang di harapkannya, membuat Victoria jengkel setengah mati. Ia mengambil tissue dengan kasar dari tasnya dan menyeka bibirnya sendiri lalu beranjak dari tempat duduknya.

"Aku sudah kenyang, aku mau pulang. Kau makan saja Ice Cream ini sampai kau muntah" ucap Victoria dengan sangat ketus.
"Nappeun namja...aku sengaja melakukan ini kau malah menertawakan aku? Pabo Nichkhun kau benar-benar membuatku marah dan malu setengah mati, ini hal terburuk yang pernah aku lakukan seumur hidupku" gerutu Victoria dalam hatinya sambil menatap Nichkhun sakratis, rasanya ingin sekali menerkam laki-laki di hadapannya itu dan menelannya bulat-bulat saking kesalnya.

Belum Victoria keluar dari ruangan itu dan membuka pintu, Nichkhun sudah menarik lengan Victoria dengan cepat dan mencium bibir istri virtualnya itu dengan lembut. Victoria yang menerima aksi dadakan dari Nichkhun itu hanya bisa membulatkan matanya saking terkejutnya sampai-sampai tas yang di pegangnya pun terlepas dari genggamannya.

"Maaf,,sudah membuatmu marah dulu baru aku bisa melakukan ini" Nichkhun menyentuh pipi Victoria lembut setelah melakukan aksinya itu.
"Mak...maksudmu??" tanya Victoria tidak mengerti.
"Aku tahu apa yang kau pikirkan tadi saat kau senyum-senyum sendiri. Aku bisa langsung menebak apa yang ada di otakmu itu Ratu Drama, hehe...." Nichkhun mencubit pipi Victoria. "Tanpa kau melakukan hal tadi pun, sebenarnya aku juga ingin melakukannya, tapi aku malu. Maaf...." Nichkhun mendekatkan wajahnya.
"Benarkah?? Kau tahu apa yang aku pikirkan tadi??" tanya Victoria kaget.
"Ehm.." Nichkhun mengangguk dan menahan tawanya.
"Issshhh.....memalukaaaaannnn" Victoria menutup wajahnya yang mendadak merah padam dengan kedua tangannya.
"Hahaha....apa kau mau melakukannya lagi??" goda Nichkhun.
"SHIEROYOOOO..." Victoria menggeleng-gelengkan kepalanya.

Nichkhun tidak kuat menahan tawanya melihat tingkah lucu istrinya itu dan memeluk Victoria yang tidak melepaskan tangannya yang menutupi wajahnya menahan malu.
~ End ~



Follow or leave ?



Chatting Here


Don't use harsh word
Put your blog url

SHOUTBOX CODE HERE
Post history





Template By: Her
Base code: Her
Some stuff: