
|
Monday, February 11, 2013 • 2:40 PM • 1 Sweet hearts Author : r13eonni a.k.a Pinky Girl Cast : Nichkhun Buck Horvejkul & Victoria Song ( Khuntoria Forever ) Genre : Romance, Comedy Rating : PG-17 Type : Drabble Lenght : 1167 Words Disclaimer : PLOT IS MINE...JUST FOR FUN...KHUNTORIANS....^^ Credit Poster @vanflaminkey91 Backsound : Kiss Me - G.NA HAPPY READING KHUNTOIANS....
-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-
~ Vanila Ice Cream ~
"Khun appa hari ini kita akan berkencan di mana?" tanya Victoria antusias sambil memakai Sun Cap yang di berikan Nichkhun untuknya.
"Kedai Ice Cream.." jawab Nichkhun tersenyum di balik kemudinya.
"Kedai Ice Cream?" Victoria menautkan sebelah alisnya.
"Ehm..cuaca panas seperti ini, Ice Cream lah makanan yang tepat untuk kita santap, hehehe..."NIchkhun terkekeh.
"AH,,kau benar juga" Victoria mengangguk seraya menyalakan radio mobil.
Dua puluh menit kemudian mereka sampai di kedai Ice Cream yang di maksud Nichkhun. Ini kali pertamanya Nichkhun mengajak Victoria ke tempat itu karena biasanya dia pergi ke sana bersama Managernya.
"Kita sudah sampai..kajja..." Nichkhun mematikan mesin mobilnya dan turun terlebih dahulu lalu membukakan pintu untuk Victoria.
"Gomawo Khun appa" ucap Victoria manja.
"Cheonmaneyo uri aegi" Nichkhun tersenyum cerah.
Saat masuk kedai itu, Victoria di buat terkagum dengan design interior kedai itu yang cukup unik. Setiap orang tidak makan dalam satu area yang sama, tapi di buat ruangan-ruangan tersendiri untuk para pengunjung menikmati Ice Creamnya. Dan uniknya ruangan itu berbentuk berbagai macam Ice Cream.
"Whoaaaaa....yeoppeoda" Victoria membulatkan matanya.
"Ayo kita pesan Ice Creamnya" ajak Nichkhun menggenggam lengan Victoria dan menuntunnya menuju meja kasir.
"Satu Vanila Ice Cream Special" ucap Nichkhun semangat.
"Baik..silahkan tunggu" jawab kasir itu ramah.
Nichkhun membawa Victoria masuk ke ruangan yang berbentuk Ice Cream Vanila. Ruangan itu memang cocok untuk para pasangan yang ingin menikmati suasana romantis.
"Whoaaaa...." lagi-lagi Victoria terkagum melihat ruangan itu yang di design semenarik mungkin.
"Bagaimana, kau suka tempat ini?"
"Ehm..neomu neomu choayo" jawab Victoria berbinar.
"Oh ya sambil menunggu pesanannya datang, ayo kita foto-foto dulu" ajak Nichkhun antusias.
"Ne.." Victoria tidak kalah antusiasnya.
Selesai mereka berfoto menggunakan ponsel mereka, tidak lama kemudian Ice Cream pesanan mereka pun datang. Nichkhun sengaja hanya memesan satu porsi karena dia pikir itu akan jauh lebih romantis.
"Whoaaa..yeoppeoda" sekarang Victoria terkagum melihat tampilan Ice Cream yang di buat semenarik mungkin.
"Ah..kalau begini aku jadi tidak tega memakannya, eottheokhae?" Victoria memasang wajah sendunya sambil menatap Ice Cream di hadapannya.
"Haha..kau ini ada-ada saja, lalu kau pikir Ice Cream ini hanya untuk kau lihat saja sayang?" Nichkhun mencubit pelan pipi Victoria yang chubby.
"Ayo cepat kita makan. Ah..Vanila Ice Creaaaamm..." Nichkhun tdiak sabar ingin segera menyantap Ice Cream kesukaannya itu.
"Chakka..." Victoria mencoba untuk mencegah Nichkhun untuk tidak memakannya.
"Waeyo?" tanya Nichkhun bingung.
"Anhio..." jawab Victoria menyerah melepaskan tangannya dari Nichkhun.
Dan akhirnya Victoria pun pasrah membiarkan Ice Cream yang indah itu hancur karena mereka makan.
"Bagaimana rasanya?" Nichkhun menyuapi Victoria yang duduk di depannya.
"Enak...bukankah ini Ice Cream kesukaanmu suamiku??"
"Haha..kau benar, aku cinta mati pada Vanila Ice Cream, hehe.."
"Ish...lalu kedudukannya denganku kau lebih mencintai aku atau Vanila Ice Cream?" Victoria menyipitkan matanya menatap Nichkhun.
"Tentu saja Vanila Ice Cream ini,hehehe...." goda Nichkhun yang membuat Victoria membantingkan sendoknya dan menekukkan wajahnya.
"Kau cari mati Nichkhun Buck Horvejkul"
"Haha..sayang aku bercanda, ko.Tentu saja aku lebih mencintai istriku yang cantik ini" Nichkhun cepat-cepat duduk di samping Victoria untuk membuat istrinya itu tidak marah lagi.
Namun Victoria tidak merespon, ia memalingkan wajahnya dan mengerucutkan bibirnya.Tapi akhirnya Nichkhun tahu kelemahan Victoria, dia menggelitiki tubuh istrinya itu. Dan cara itu cukup berhasil karena akhirnya Victoria tertawa karena tidak tahan menahan geli.
"Yayaya...hentikan Khunnie-ah. Baiklah aku tidak akan marah lagi" Victoria mencoba untuk meronta tapi tenaga Nichkhun masih jauh lebih kuat.
"Benar kau tidak marah lagi?"
"Iya..iya aku tidak marah lagi" jawab Victoria terengah-engah dan akhirnya Nichkhun pun menghentikan aksinya itu.
"Baiklah kalau begitu ayo kita lanjutkan makan Ice Creamnya" NIchkhun kembali ke tempat duduknya dan menyantap lagi Ice Creamnya, begitu juga dengan Victoria.
Nichkhun sangat serius menikmati Ice Cream kesukaannya itu sampai-sampai dia tidak sadar kalau saat ini Victoria sedang memasang wajah kesalnya.
Tiba-tiba ada ide Brilliant melintas dalam pikirannya.
"Ah...bukankah dalam drama-drama yang sering aku tonton, sepasang kekasih makan Ice Cream bersama, lalu di bibir sang wanita ada Ice Creamnya dan si pria akhirnya mencium bibir wanitanya untuk membersihkannya??HIhihi...sepertinya aku harus mencoba ide ini, kekeke.." Victoria terkekeh dengan khayalannya sendiri.
"Vic eomma waegurae? Kenapa kau senyum-senyum sendiri?" tanya Nichkhun heran.
"Ne..? Ah..anhio" Victoria cepat-cepat menggeleng.
Sebelum Victoria melakukan aksinya itu, tiba-tiba Nichkhun mendapat telfon dari Managernya.
"Ah..Minjae Hung menelfon, sebentar yah sayang aku angkat telfonnya dulu, kau lanjutkan saja makan Ice Creamnya" ucap Nichkhun pada Victoria.
Victoria tidak menjawab, ia memakan Ice Creamnya dengan kesal. Beberapa menit kemudian Nichkhun selesai bicara dengan Managernya itu di telfon.
"Ah..sekarang waktunya" ucap Victoria semangat.
Victoria sengaja meninggalkan sedikit Ice Cream yang ia makan di kedua ujung bibirnya. Victoria menatap Nichkhun menunggu reaksi dari suaminya itu. Namun suami virtualnya itu sekarang malah asyik memainkan ponselnya. Akhirnya Victoria berdeham agar Nichkhun melihatnya dan cara itu berhasil, sekarang Nichkhun melihat Victoria dan dia juga sadar ada sesuatu di bibir istrinya itu.
"Assa..." ucap Victoria semangat karena dia tahu Nichkhun sekarang pasti sudah melihat Ice Cream di bibirnya.
"Hahahahha...." Nichkhun tiba-tiba tertawa melihat Victoria.
"Yak...pabo-ya, waegurae?" tanya Victoria kesal.
"Itu...bibirmu, hihihi..." Nichkhun tertawa geli dan menunjuk ke arah Victoria.
Melihat reaksi Nichkhun yang berbanding terbalik dengan apa yang di harapkannya, membuat Victoria jengkel setengah mati. Ia mengambil tissue dengan kasar dari tasnya dan menyeka bibirnya sendiri lalu beranjak dari tempat duduknya.
"Aku sudah kenyang, aku mau pulang. Kau makan saja Ice Cream ini sampai kau muntah" ucap Victoria dengan sangat ketus.
"Nappeun namja...aku sengaja melakukan ini kau malah menertawakan aku? Pabo Nichkhun kau benar-benar membuatku marah dan malu setengah mati, ini hal terburuk yang pernah aku lakukan seumur hidupku" gerutu Victoria dalam hatinya sambil menatap Nichkhun sakratis, rasanya ingin sekali menerkam laki-laki di hadapannya itu dan menelannya bulat-bulat saking kesalnya.
Belum Victoria keluar dari ruangan itu dan membuka pintu, Nichkhun sudah menarik lengan Victoria dengan cepat dan mencium bibir istri virtualnya itu dengan lembut. Victoria yang menerima aksi dadakan dari Nichkhun itu hanya bisa membulatkan matanya saking terkejutnya sampai-sampai tas yang di pegangnya pun terlepas dari genggamannya.
"Maaf,,sudah membuatmu marah dulu baru aku bisa melakukan ini" Nichkhun menyentuh pipi Victoria lembut setelah melakukan aksinya itu.
"Mak...maksudmu??" tanya Victoria tidak mengerti.
"Aku tahu apa yang kau pikirkan tadi saat kau senyum-senyum sendiri. Aku bisa langsung menebak apa yang ada di otakmu itu Ratu Drama, hehe...." Nichkhun mencubit pipi Victoria. "Tanpa kau melakukan hal tadi pun, sebenarnya aku juga ingin melakukannya, tapi aku malu. Maaf...." Nichkhun mendekatkan wajahnya.
"Benarkah?? Kau tahu apa yang aku pikirkan tadi??" tanya Victoria kaget.
"Ehm.." Nichkhun mengangguk dan menahan tawanya.
"Issshhh.....memalukaaaaannnn" Victoria menutup wajahnya yang mendadak merah padam dengan kedua tangannya.
"Hahaha....apa kau mau melakukannya lagi??" goda Nichkhun.
"SHIEROYOOOO..." Victoria menggeleng-gelengkan kepalanya.
Nichkhun tidak kuat menahan tawanya melihat tingkah lucu istrinya itu dan memeluk Victoria yang tidak melepaskan tangannya yang menutupi wajahnya menahan malu.
~ End ~
Tuesday, November 10, 2009 • 5:01 PM • 5 Sweet hearts Di saat tertaihku menunggu dia, kau datang bagai cahaya Di tengah kegelapan…Menerangi hati yan terluka karna dusta… Di saat hati ingin lari dari kepenatan, kau seolah memberiku harapan Seperti terbangun dari kehampaannya jiwa Kau berikan warna di atas lembaran putihku Tapi waktu berkata lain, kebersamaan terpisah oleh perbedaan “Perbedaan Tentang Isi Hati”…. Kita sama-sama tak mampu lepas dari sebuah Kenangan yang selalu menghantui, hingga waktu merubah semuanya Dan membuatku aku akhirnya menyayangi kamu…. Tawamu sanggup basuhi kesepianku Tapi kamu tetap acuhkanku demi dia… Kini aku percaya semua ini hanya akan Menjadi sebuah “Cerita di Atas Kenangan” Labels: Cerita Di Atas Kenangan, Puisi, Puisi Cinta • 5:01 PM • 0 Sweet hearts Ketika apa yang aku punya menghilang Dalam sekejap dari genggamanku Aku terdiam namun tetap menanti Walau semua tak pasti, tapi ini terjadi begitu nyata Dan yakinkan aku akan satu arti….Dia untukku… Aku bukan kesepian, tapi merasa bosan di saat aku sendiri Di saat aku butuh cinta, aku terluka Di saat aku rindu kehadiran seorang sahabat, aku kehilangan Apa yang harus aku cari? Sementara apa yang aku cari, tak pernah ada untukku… Labels: Bimbang, Puisi, Puisi Cinta • 5:01 PM • 0 Sweet hearts Aku ingin berharap tapi ku takut tuk kecewa Aku ingin milikmu tapi ku takut tuk terluka Bila dia adalah bahagiamu Biarkan hati ini ikhlas tuk relakanmu Jika ku mampu jadi nafasmu, ijinkan aku tuk selalu Temani hidupmu… Walau hadirku tak pernah kau rasakan Hati yang tulus ini akan selalu hadir di tengah Kesedihanmu… Labels: Puisi, Puisi Cinta, Relakanmu • 5:00 PM • 0 Sweet hearts Ketika rasa ini hadir untukmu Kau acuhkan ku demi dia Kau tinggalkan luka dalam hati Hingga ku tak berdaya tuk mengulang semua Kisah singkat yang kau ciptakan untukku Namun kau tetap acuhkanku demi dia Hatimu ragu untuk memiliki aku Karna ku tahu kau tak bisa tinggalkan dia Walau dalam keadaan apapun kau kan tetap pilih dia Mungkin ku hanya pelabuhan kepenatanmu Saat kau terluka olehnya Kau datang hampiri aku tuk hilangkan lukamu Namun ketika itu pula kau kembali acuhkanku demi dia Aku hanya ingin kau tahu Bahwa aku bukan boneka yang dapat kau mainkan sesuka hatimu Akupun manusia sepertimu yang bisa menangis Saat kau buatku terluka Tapi sampai kapanpun mungkin kau takkan pernah sadari Aku dan dia adalah berbeda Kau mencintai dia tapi aku mencintaimu Yakinlah suatu saat kau kan mampu pahami Cinta sebenarnya yang harus kau pilih…. Labels: Hanya Ingin Kau Tahu, Puisi, Puisi Cinta • 5:00 PM • 0 Sweet hearts Semua telah kau akhiri Asa menyambut luka saat kau pergi Aku terdiam dalam tangis tak mampu pahami Semua yang telah kita lewati Terangkai dalam kenangan dan hanya menjadi sebuah mimpi Kepedihan menjadi saksi aka nisi hati Aku mencintaimu namun tak bisa ku miliki Anganku akan selalu menanti kau kembali Seiring waktu yang terus berganti Ku yakin kau akan mengerti suatu saat nanti Ketika cinta yang kau jalani Tak kau temukan jawaban pasti Namun aku akan tetap ada disini Menunggu kau sambut hatiku ini Hingga kita jalin kasih yang abadi Labels: Menantimu, Puisi, Puisi Cinta • 4:59 PM • 0 Sweet hearts Aku hidup bersama cinta yang “TERCIPTA UNTUKKU” “DEMI WAKTU” yang terus berputar, aku “MENJAGA HATI” untuk Dia yang tersayang, ku beri dia “TEMPAT TERINDAH” dalam hatiku Dia “NYAWA HIDUPKU” di saat ku merasa “KESEPIAN” Dia “PENJAGA HATI” di saat ku “SENDIRI” Dia buatku “BERTAHAN” di saat ku terjatuh dan terluka Selamanya tak inginku “MENGHAPUS JEJAKMU” Hanya selalu bersamamu “HINGGA AKHIR WAKTU” Walau Tuhan kirimkan kau dalam keadaan apapun Ku “HANYA INGIN KAU TAHU” bahwa aku tetap memilihmu Karena “CINTA TAK BERSYARAT”…. “RASA SAYANG” ini tulus untukmu Dan “KEJUJURAN HATI” ini kurangkai indah untukmu Agar kau tahu bahwa kau adalah “BINTANG” dalam hidupku Yang akan selalu menerangi hariku menuju kebahagiaan yang abadi… Labels: Kejujuran Hati, Puisi, Puisi Cinta • 4:59 PM • 0 Sweet hearts Hati terluka saat dia perg tinggalkan aku Dia ingkari semua janji yang pernah terucap untukku Pernah dia tawarkan cinta untukku namun semua kini lenyap Bersama diri dan kenangannya yang akan terus hinngap Dalam hati, pikiran dan hidupku… Aku berdiri padasebuah penantian yang tak pernah menepi Pada pertanyaan yang takkan dapat ku temukan jawaban pasti Andai dari awal ku tahu kau bukan untukku Takkan ku siakan waktu untuk menyayangimu Karna kini di setiap waktu yang berjalan Ku tetap tak mampu untuk bertahan Ku tetap tak sanggup untuk membuang Kisah terindah yang pernah kita rangkai Ku harap semua segera berlalu Karna kini ku punya cinta baru yang ku mau…. Labels: Kisah Terindah, Puisi, Puisi Cinta • 4:58 PM • 0 Sweet hearts Hadirmu…ciptakan cerita baru dalam hidupku Suaramu sanggup temani tidurku Senyummu mampu tenangkan jiwaku Candamu bisa pudarkan sepiku Dan kasihmu dapat sejukkan hatiku Kau hadir di saatku lelah tuk sendiri Langkahku terasa pasti bila kau ada disini Temani aku melewati hari yang selalu sepi Tapi kini semua berbeda Aku memilikimu hidupku berwarna Kau berikan aku bahagia Tak inginku terluka untuk ke sekian kalinya Kehilangan orang yang begitu aku cinta Karna arti dirimu, aku menjadi manusia berharga Labels: Arti Dirimu, Puisi, Puisi Cinta • 4:58 PM • 0 Sweet hearts Aku yang tak pernah berarti dihatimu Mengungkap sebuah ragu akan rasa yang tercipta Kulabuhkan hati ini hanya padamu Tapi kau jaga hatimu untuk dia Burung pagi seolah membisikkan sesuatu padaku Bahwa kau hanya menyayanginya Hingga ku sadar dalam hidupku Kucukup tahu diri untuk tak memaksa Hatimu menyayangiku…. Kini bila kau tak ingin aku terluka Caci maki aku bila itu bisa membuatmu Sanggup untuk lupakan semua yang pernah ada Walau kini yang selalu ku rasa Bayangmu selalu memaksaku tuk merindumu Dan hanya dirimu yang bisa membuat hati ini Mengerti akan arti sepi Labels: Caramu Melupakan AKu, Puisi, Puisi Cinta • 4:57 PM • 0 Sweet hearts Tahukah engkau tadi malam kau hadir dalam mimpiku? Mungkin karna ku rindu angan saat bersamamu Selalu kun anti pautan hati mengisi Malamku yang terasa sepi Menebar wangi dalam rasa untuk mencinta Menggugah asa jiwa untuk yakini Bahwa kau satu yang selalu ada dalam Ruang sisi hatiku yang paling dalam Dan untuk yakini kelak kau akan Jadi persinggahan terakhir untukku… Labels: Puisi, Puisi Cinta, Selalu Kau Dalam Mimpiku • 4:57 PM • 0 Sweet hearts Aku bertahan disini Menanti sebuah kepastian akan perasaanmu Walau selalu pedih akan sikapmu yang selalu acuh Ku coba menepikan asa dan tetap teguh mengharapmu Kesunyian menjadi saksi atas ungkapan rasa cinta ini Mungkinkah aku masih bisa menjadi milikmu lagi Dan masih adakah tempat untukku dihatimu? Selama ini kujaga hatiku agar tak menjadi milik orang lain Ku tetap menunngu sampai kau mau dan berani menatapku Jujur ku katakana, aku tertawa, aku menangis, aku sedih Aku bahagia, aku marah, aku benci, aku rindu, aku sayang Dan aku cinta “Because of You” Labels: Because Of You, Puisi, Puisi Cinta • 4:56 PM • 0 Sweet hearts Dalam lamunanku kau mampu menyentuh anganku Dalam kesendirianku kau selalu hadir dalam bayanganku Aku yang dulu selalu meninggikanmu kini telah kau lukai Aku berikan rasa yang tulus untukmu Mungkin kau juga tak pernah tahu Waktu yang pernah terlewati takkan bisa kembali Dan hati yang tergores luka takkan bisa terobati Walau kau selalu acuhkanku Hatiku tetap memilihmu sebagai orang yang ku sayang Karna jauh didasar hatiku kau begitu berarti untukku Maka izinkan aku untuk tetap menanti kau kembali Ku percaya aka nada waktu untuk kita Kembali ke masa-masa di saat ku bisa menikmati kehadiranmu Di sisiku dan disaat ku tak mmapu membendung Rasa rinduku padamu…. Labels: Izinkan Aku Mencintaimu, Puisi, Puisi Cinta • 4:56 PM • 0 Sweet hearts Hanya dalam diam ku bisa melihat bayangmu Dan hanya bisa menikmati kenangan disaatku merindukanmu Terkadang kau terasa semakin menjauh Sementara aku masih tetap ada disini Disini aku menyayangimu sendiri Karna disana ku tak tahu bagaimana hatimu tentangku Pernah terjalin kisah antara kita Walau tak bertahan lama Dan disetiap saat-saat yang pernah kita lalui Akan terukir indah dalam hati Pahit…manis…dirasa bersama Biar waktu yang merangkumnya Walau sulit untuk kembali Ku coba tetpa lngkahkan kaki menuju harapan Ku percaya suatu saat nanti kita mampu sadari Cinta yang sebenarnya tertanam dalam hati Labels: Kenanganmu, Puisi, Puisi Cinta • 4:55 PM • 0 Sweet hearts Waktu yang telah berlalu Menyisakan sakit dalam hati Malam menyelimuti diri dalam tangisku Saat kau pilih semuanya harus berakhir Mataku seakan ikut berbicara Untuk tak membiarkan kau pergi Tapi kenyataan tak memihak padaku Haruskah ku ulang waktu untuk bisa membawa Kau kembali kesisiku??? Bila dihatimu masih ada rasa itu Izinkan aku untuk menjadikanmu milikku lagi Karna disetiap saat yang ada Ku hanya selalu ingat kamu Labels: Puisi, Puisi Cinta, Tetap Memilihmu • 4:55 PM • 0 Sweet hearts Kepedihan raga terpaut dalam rasa angkuh untuk tetap memiliki Diri yang telah terluka seakan mencair Saat cahaya datang menerangi Berpijak pada sebuah kehampan Waktu takkan pernah datang untuk kedua kalinya Manusia terlahir untuk mati, mencintai untuk membenci Dan pergi untuk kembali Manusia ketika merasakan cinta Terkadang dia takut untuk mengungkapkannya Tapi sesungguhnya cinta ada untuk mereka Yang bisa menghargai siapa yang dicintainya Dan dengan berani berkata apa yang Sebenarnya ada di hati mereka… Labels: Arti Dari Mencinta, Puisi, Puisi Cinta • 4:54 PM • 0 Sweet hearts Mengapa semuanya harus terjadi Dikala hatiku memulai mencintainya Dan selalu ingin disampingnya Benci aku menerima semua Akan pedih yang aku rasa Mengapa asa harus ada Mengapa cinta harus kurasa Bila aku boleh memilih Bila aku kuasa tuk menjawab Takkan kurasa penat di jiwa Mala mini ku ditemani sebatang lilin Yang menerangi ruangan yang kupijak Ia menatapku seakan menyalahkan Perbuatan yang telah kulakukan Dan malam yang semakin mencekam Seakan memojokkan diriku yang terluka Detikkan jam kamarku pun tak mau kalah Untuk berseru “bodoh…bodoh….” Sanggupkah aku menrima siksa? Atas kesalahan yang aku cipta? Bila dapat ku putar waktu, kan kurebahkan diriku dalam pelukan hangatmu Yang dapat menenangkan jiwakku, karna kini Dimanapun aku berada adalah sepi…. Labels: Penyesalan, Puisi, Puisi Cinta • 4:53 PM • 0 Sweet hearts Kau yang ku kagumi, kau yang ku cari Dan kau yang ku damba Dalam setiap anganku hanya ada bayangmu Kau memiliki segala apa yang ku mau Rasa ini tercipta untuk dirimu Entah mengapa disetiap jumpa kita Ku selalu merasakan hal lain dalam hati Diriku merasa damai bila mendengar suaramu Terkadang inginku ungkpakan rasa ini padamu Namun aku tak mampu melakukannya Hasratku selalu berkata bahwa “Memilikimu Hanyalah Sebuah Mimpi” Yang selamanya takkan pernah terjadi Mungkin aku disini hanya mengagumimu Karna aku takut untuk terluka bila menyayangimu Tapi sesungguhnya aku pernah menyayangimu walau hanya sesaat Ku kan selalu menyimpan asa yang tak terungkap ini Dalam hatiku untuk selamanya Hanya satu yang ku pinta darimu, jangan pernah lupakan aku Dan jangan pernah kau membenciku Atas segala rasa yang ada untukmu…. Labels: Memilikimu Hanyalah Sebuah Mimpi, Puisi, Puisi Cinta • 4:52 PM • 0 Sweet hearts Akhirnya telah datang hari ini, hari dimana aku harus rela melepas Kebersamaanku dengan sahabat-sahabat sejatiku Mereka telah memberiku segala suka dan duka Mereka telah mencurahkan segala rasa sedih dan bahagia Ragaku seakan terkapar dalam kepiluan Asaku seakan terhempas dalam gelombang ombak di pantai Dan hatiku seakan menangis tersedu dalam duka Saat hari itu datang menghampiriku Kini ku harus rela meninggalkan mereka Demi menggapai semua mimpiku Untuk menjadi seorang manusia yang lebih berharga Mungkin diriku jauh dari mereka Tapi sesungguhnya mereka berada dekat dihatiku Aku bukanlah melepas mereka melainkan Memberikan mereka kesempatan Untuk mendapatkan kebahagiaan yang selama ini mereka cari Karna ku tahu di depan sana ada kebahagiaan yang kan mereka dapatkan Aku hanya ingin mereka dapat melihat isi dari hidup yang sesungguhnya Hidup bukanlah menikmati sebuah kesenangan dan setumpuk kebahagiaan Melainkan mensyukuri apa yang telah diraih Dan berusaha mendapatkan apa yang diinginkan Labels: Puisi, Puisi Tentang Sahabat, Tentang Sahabat • 4:51 PM • 0 Sweet hearts Pusara…pusara cinta berjalan mengikuti alunan melodi rindu Dunia…dunia berputar mengelilingi bumi Waktu…waktu berganti mengikuti hari Air…air mengalir mengikuti arus Aku…aku bertahan menunggu kau untuk kembali Seperti dunia berputar takdirku berjalan Seperti waktu berganti aku semakin menyayangimu Seperti air mengalir aku mengikutimu kemana kau pergi Sejak aku mengenalmu, apakah kau tahu sudah berapa banyak Air mata yang mengalir dari kedua mataku? Sakit yang tertanam dalam lubuk hatiku? Dan luka yang kau sisakan untukku? Sungguh kau tak pernah peduki akan perasaanku Apa yang ada dalam hatiku, apa yang aku rasakan Dan apa yang aku harapkan Sakit aku mengenalmu, pedih aku menyayangimu Namun tak ada yang dapat kusesalkan bila semua ini telah terjadi Ku tahu kini semua sudah berlalu dan aku berharap Dengan berlalunya hari maka dapat kulupakan semua kenanganku Saat bersamamu dan takkan pernah lagi ada luka dalam hatiku Labels: Luka Yang Terpendam, Puisi, Puisi Cinta
|
|